CONTOH KULTUM (KULIAH TUJUH MENIT) TARAWIH DI RAMADHAN
CONTOH KULTUM RAMADHAN
Pendahuluan
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh..
Alhamdulillah, alhamdulillahirobbil alamin.... washolatu wassalam ...
Yang saya hormati ustadz-ustadz...
Yang saya banggakan seluruh santri...
Pertama, mari kita terus tambahkan rasa syukur kita kepada Allah SWT. Yang
mana di bulan ramadhan ini kita masih diberi kekuatan sehingga kita masih bisa
menjalankan ibadah di bulan ramadhan ini dengan semangat.
Tidak lupa tetap kita haturkan sholawat dan salam kita kepa baginda nabi muhammad SAW. yang kita nantikan syafaatnya di yaumul akhir nanti.
Isi Kultum
Santri-santri yang kami banggakan, tidak terasa kita di bulan ramadhan
sudah menempati hari ke 14. Itu artinya kita sudah memasuki pertengahan bulan
ramadhan.
Mari kita terus meningkatkan amaliah ibadah kita di bulan ramadhan ini agar
kita mendapatkan ridho dan keuntungan
dari alah SWT. Sebab bulan ramadhan ini adalah syahrul ibadah, yaitu
bulan untuk meningkatkan ibadah, di mana bulan ramadhan ini harus berbeda dari
bulan-bulan yang lain, yakni harus lebih meningkat dari bulan-bulan sebelumnya.
Bulan ramadhan ini juga disebut dengan syahrus sa’adah, yaitu bulan penuh
keuntungan. Artinya apa, artinya bulan ini adalah bulan penuh dengan pahala.
Sedikit-sedikit pahala, dikit diki pahala. Kita melakukan amaliah positif
apapun di bulan ini akan dilipat gandakan pahalanya oleh allah SWT. Maka
rugilah kita apabila tidak bisa meningkatkan amaliah.
Santri-santri yang kami banggakan, walaupun ini adalah bulan penuh
keuntungan, bulan penuh berkah, cari pahala gampang, tetapi ketahuilah, ada
orang-orang berpuasa, sudah menahan lapar haus dari pagi sampai malam tetap
dianggap rugi, siapa itu?
Orang yang merugi di bulan ramadhan ini ciri-cirinya ada 3:
1.
Pertama, orang yang tidak bisa mengalahkan hawa
nafsunya, yaitu golongan yang tidak bisa menjaga seperti mata, telinga mulut,
tangan, kaki dan lain sebagainya. Salah satu contoh: mata digunakan untuk
melihat hal yang negatif, mulut digunakan untuk berbohong (ambil ayam 3
ngakunya 1), kaki digunakan hal yang negatif (contoh memakai sandal orang tanpa
ijin). Di sini ada? Orangnya hadir? Di foto, tempelke mading.
2.
Yang kedua, orang yang lalai terhadap waktu. Yaitu
golongan yang puasanya hanya dibuat untuk leha-leha, tidur dari pagi sampai
pagi. Maksudnya apa, bulan yang penuh berkah ini mari digunakan meningkatkan
amal sholih, tadarus, bersedekah, senyum sama semua orang, dan lain sebagainya.
3.
Yang ketiga, orang yang tidak istiqomah. Maksudnya
adalah orang dianggap rugi kalo tidak konsisten atau semakin meningkat di bulan
ramadhan. Saya lihat anak-anak selama ini sudah bagus, sehabis tarawih semuanya
kompak bertadarus al-qur’an. Tidak ada yang leha-leha di kamar, semua begitu
dipanggil ustadznya langsung berlarian menuju ke masjid. Mungkin ada yang
santai, cuma satu, dua, tiga, empat, lima, ....
Santri-santri yang kami banggakan,
Tidak kalah penting, saya sampaikan bahwa di bulan ramadhan ini mari kita
tingkatkan amalah utama kita. terutama tingkatkan sholat kita.
Artinya keluarkan semua sholat yang kita bisa. Laksanakan sholat yang biasa
kita lakukan sebelum ramadhan. Khususnya adalah sholat-sholat sunnah. Seperti
sunnah tahajut, dhuha, dan sunnah rawatib, apa itu sholat sunnah rawatib? Ya,
sholat sunnah yang mengikuti sholat wajib, yakni qobliyah dan ba’diah.
Seperti yang sudah kita laksanakan, yaitu sholat tarawih dan witir, pahalanya
sangat luar biasa. Namun jangan sampai kita tarawih tapi meninggalkan sholat
sunnah rawatib. Karena apa, pahala sunnah rawatib juga jauh lebih besar
dibanding tarawih.
Di bulan ramadhan ini tingkatan sholat dengan pahala besar:
a.
Sholat fardlu
b.
Sholat sunnah qobliyah ba’diyah, dhuha, witir,
tahajut juga termasuk.
c.
Tarawih, walaupun sholat ini seringnya dilakukan
di bulan ramadhan bukan berarti pahalanya mengalahkan sholat sunnah qobliyah
ba’diyah. Justru masih dibawah qobliyah bakdiyah.
Maka dari itu semua, mari kita tingkatkan ibadah sholat kita. Semoga di
bulan yang penuh berkah ini kita
tergolong orang – orang yang beruntung. Semoga bermanfaat dari saya.
Wasslamualaikum warahmatullah wb
Komentar
Posting Komentar